14-01-2010
hari enggan tampakkan wajahnya,
langit murung di balut mendung,
terkadang hujan mengguyur bumi yang gersanbg,
serabut angin hujan melagu kencang,
celoteh dingin masih akrab dalam jiwa,
lengkingan suara kehidupan smakin mengoyak jiwa,
menjerit,, membelah jiwa.
Sahabat,,
meskipun gejolak kesalahpahaman kian mengepak,
jangan sampai kita terdepak,
meski badai ketidakpedulian kian jelas,
jangan sampai persahabatan kita bias.
Kawan,,
Mengertilah,, pahamlah,,
hentikan sandiwara ini,
mari kita saling berjabat tangan,
satukan hati, jiwa, dan rasa,
hadang gelombang globalisasi,
walau terkadang kita frustasi,
namun bunga-bunga cinta akan tetap bersemi,
Kawan,,
mari kita ukir hari dengan tawa berseri,
kita pahat waktu dengan senda gurau,
lepaskan sejenak semua duka derita,
dan coba hadirkan kebahagiaan, kesenangan,
meskipun itu sulit.
tapi cobalah...
By. Noer
hari enggan tampakkan wajahnya,
langit murung di balut mendung,
terkadang hujan mengguyur bumi yang gersanbg,
serabut angin hujan melagu kencang,
celoteh dingin masih akrab dalam jiwa,
lengkingan suara kehidupan smakin mengoyak jiwa,
menjerit,, membelah jiwa.
Sahabat,,
meskipun gejolak kesalahpahaman kian mengepak,
jangan sampai kita terdepak,
meski badai ketidakpedulian kian jelas,
jangan sampai persahabatan kita bias.
Kawan,,
Mengertilah,, pahamlah,,
hentikan sandiwara ini,
mari kita saling berjabat tangan,
satukan hati, jiwa, dan rasa,
hadang gelombang globalisasi,
walau terkadang kita frustasi,
namun bunga-bunga cinta akan tetap bersemi,
Kawan,,
mari kita ukir hari dengan tawa berseri,
kita pahat waktu dengan senda gurau,
lepaskan sejenak semua duka derita,
dan coba hadirkan kebahagiaan, kesenangan,
meskipun itu sulit.
tapi cobalah...
By. Noer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar